
batasberitaterkini.blogspot.com - Pada waktu itu aku sedang berada di dalam rumah dan tiba-tiba terdengar suara orang yang sedang mengetuk pintu,,, dan aku pun berjalan menuju pintu untuk mengetahui siapakah tamu yang datang, dan ternyata yang datang adalah tante Putri
“Hi Bob apa kabarnya kamu Sayang,” kata Tante Putri
“Ooo Tante, kirain siapa,'' mari tan silakan masuk Tan,” balasku sambil mempersilakan mereka duduk di sofa panjang di ruang tamu
Oh ya tan,, sebentar ya tan,, aku ke dapur sebentar tan mau mabil minuman,,,
''Aduh,,, gak usah repot dech Bob,, gak apa kok tante kesini hanya mau jalan dan sekedar ngobrol aja kok ma kamu,,, '' gak apa kok tan sebentar ya tan,,, dan aku pun ke dapur untuk mebawakan minuman untuk tante Putri.
Seketika itu juga aku beranjak ke dapur Dua menit kemudian aku kembali ke ruang tamu lagi Lalu aku di kenalkan dengan temannya oleh Tante Putri
“Bob, kenalin nich temen tante,” dan hai nama saya Dinna,, ''salam kenal ya...
Ya tante Dinna senang berkenalan dengan anda tan jawabku,,,,
Lalu kami pun perbincangan, hingga akhirnya Tante Lisa mengajakku untuk melakukan hubungan badan bersama-sama
“Bob, kamu mau gak puasin kita? ''mau ya.... kata Tante Putri'' sembari membujukku agar aku mau memuasi hasyrat birahi mereka berdua.
“ia tan saya mau kok,, tapi kapan? tanyaku pura-pura bodoh
“Yach sekarang dong masa tahun depan sich,” jawab tante Donna yang barusan berkenalan denganku.
“Bob Tante Putri udah cerita tentang kamu, dan Tante Donna tertarik mau nyobain permainan kamu Bob.
“Ah, Tante Donna ini bisa saja,” candaku kepada mereka berdua.
Kemudian akupun berdiri menuju sofa, dan aku duduk di tengah-tengah mereka, tanganku mulai memegang dan meremas-remas payudara Tante Donna dari luar bajunya, dan kulihat Tante Donna mendesis, dan dia hanya diam saja sewaktu tanganku memainkan payudaranya
Lalu aku mulai mencium bibirnya, bibirku dibalas oleh Tante Donna dengan ganasnya Lidah kami saling berpautan dan air ludah kami saling telan Melihat aku dengan Tante Donna sedang asyik bercumbu, tangan Tante Lisa mulai bergerilya, meremas-remas batang kejantananku dari luar celanaku
3 menit setelah aku selesai menikmati bibir dan aksi remasanku di payudara Tante Donna, lalu aku mengajak mereka masuk ke dalam kamar tidurku Lalu kami bertiga masuk ke kamarku Di dalam kamarku mereka berdua melepaskan pakaiannya masing-masing hingga bugil tanpa sehelai benang pun yang ada di tubuh mereka sekarang.
Aku sempat tertegun melihat kedua tubuh mereka dan kedua payudara serta liang kewanitaan mereka yang indah itu Payudara mereka sama besarnya dan seksi sekali tentunya, cuma perbedaan dari mereka adalah bulu kemaluannya, bulu kemaluan Tante Putri sangat lebat dan hitam, sedangkan kewanitaan Tante Donna bersih tanpa bulu dan aku pun penasaran ingin langsung mencoba permainan dengan tante yangh barusan berkenalan denganku.
Setelah mereka bugil, lalu mereka melucuti seluruh pakaianku satu-persatu serta celanaku hingga bugil Lalu aku naik ke atas tempat tidurku Aku mengatur posisi, posisiku tiduran terlentang, Tante Donna kusuruh naik ke atas wajahku dan berjongkok lalu aku mulai mejilat-jilat liang kewanitaannya dengan lidahku, sesekali jariku memainkan klitorisnya dan memasukkan jariku ke dalam liang kewanitaannya yang sudah basah itu, sedangnkan Tante Putri mengambil posisi yang tidak mau kalah dengan temannya itu dan tante Putri kini megulum batang kejantananku.
Batang kejantananku di kocok-kocok, dijilat-jilat dan dikulum ke dalam mulutnya hingga semua batang kejantananku masuk ke dalam mulutnya Terasa nikmat sekali ketika batang kejantananku dikenyot-kenyot oleh Tante Putri
Selang 10 menit aku melihat Tante Putri mulai mengubah posisinya, dia berjongkok di atas selangkanganku dan batang kejantananku diarahkan ke liang kewanitaannya dengan tangannya dan , “Bleess bleess ” masuklah batang kejantananku ke liang senggamanya dan terasa hangat dan sudah basah.
Lalu Tante Putri menaik-turunkan pantatnya, terdengar suara desahan-desahan nikmat yang keluar dari mulut Tante Putri, “Hhhmm aakkhh aakkhh hmm ” Tante Putri terus menaik-turunkan pantatnya dan sesekali memutar-mutar pantatnya
Saat menikmati hangatnya liang kewanitaan Tante Putri, aku masih terus menjilat-jitat dan mengocok jariku ke liang kewanitaan Tante Donna Ketika sedang asyiknya menjilat liang kewanitaan Tante Donna, lidahku merasakan suatu cairan kental yang keluar dari liang kewanitaan Tante Donna, lalu kusedot dan kutelan air kenikmatan Tante Donna itu dan kubersihkan liang kewanitaannya dengan lidahku
Sepuluh menit kemudian kulihat Tante Putri sudah tidak tahan lagi dan akhirnya, “Crreett crreett ” air maninya mangalir deras membasahi batang kejantananku, seketika itu Tante Putri kerkulai lemas di sampingku dan kini batang kejantananku sudah terlepas dari liang senggamanya
Lalu aku mngubah posisi, kini Tante Donna kusuruh menungging dan dari belakang kuarahkan batang kejantananku ke liang senggamanya, “Bleess bleess ” aku mulai mengocok-ngocok batang kejantananku di liang kewanitaannya dari belakang, aku terus memaju-mundurkan batang kejantananku, sembari tanganku meremas-remas payudara yang menggantung dan bergoyang-goyang itu.
Rintihan nikmat pun terdengar dari mulutnya, “Aakhh aakkhh terus sayang enak aakkh hhmm ” Ketika batang kejantananku keluar masuk di liang kewanitaannya, di balas juga oleh Tante Donna dangan memaju-mundurkan pantatnya
Selang 20 menit aku merubah posisi lagi, kini kuatur posisi Tante Donna tiduran terlentang lalu kuangkat kedua kakinya ke atas, kubuka lebar-lebar pahanya, lalu kuarahkan kembali batang kejantananku ke liang kewanitaannya dan , “Bleess bless ” batang kenikmatanku masuk ke liang kewanitaannya lagi, aku mulai mamaju-mundurkan pinggulku
10 menit kemudian dia sudah tidak tahan lagi ingin keluar, “Aakhh akhh Say, Tante udah nggak tahan lagi pengen keluar ” rengeknya “Bobi belom mau keluar nich Tan kalo mau keluar keluarin saja ya tan,” kataku dan akhirnya, “Creet creett creett ” dia sudah mencapai puncak kenikmatannya
Dan dia pun terlihat lelah karena puas Karena aku belum mencapai puncak kenikmatan lalu aku merubah posisi dengan gaya “side to side”, (satu kaki Tante Nining diangkat ke atas sedangkan kaki satunya tidak diangkat, sedangkan posisi tubuh miring)
Kukocok-kocokkan batang kejantananku dengan tempo sedang di liang senggamanya, dan 20 menit kemudian aku merasakan sepertinya aku akan menemui puncak kenikmatan, lalu aku mempercepat gerakanku, kukocok dengan tempo cepat dan agak kasar di liang kewanitaannya dan terdengar rintihan kesakitan dan rasa nikmat yang terdengar dari mulutnya
“Ouw aahhkk aakkhh aakhh ” kemudian kucabut dan kuarahkan batang kejantananku ke wajah Tante Donna dan, “Creet creett creett ” spermaku muncrat di wajahnya Lalu batang kejantananku kuarahkan ke mulutnya minta dibersihkan oleh Tante Nining dengan lidahnya dan aku pun terkulai lemas di tengah kedua tante itu
Lima belas menit setelah mengatur nafas dan melihat kemolekan kedua tubuh tante itu, batang kejantananku sadah mulai berdiri lagi dan mengeras, kini sasaranku adalah Tante Lisa. Kuangkat tubuh Tante Putri dan aku menyuruhnya menungging, lalu batang kejantananku kuarahkhan ke lubang pantatnya dan,
“Bleess bleess ” batang kejantananku sudah masuk ke dalam lubang pantatnya, aku mulai mengocok-ngocok kembali batang kejantananku di pantatntya, “Aaakkhh aakkhh hhmm ” cuma itu yang keluar dari mulut Tante Putri saat aku menusuk-nusuk pantatnya
Selang 5 menit aku kembali merubah posisi, aku duduk di pinggir ranjang dan Tante Putri duduk di atas selangkanganku menghadapku Lalu, “Bless bleess ” kini batang kejantananku bukan di lubang pantatnya lagi tetapi dimasukkan ke liang kewanitaannya
Tante Putri mulai menaik-turunkan pantatnya di atas selangkanganku dan sambil menikmati gerakan dari posisi itu aku meremas-remas kedua payudaranya dan kusedot-sedot bergantian, kugigit-gigit puting susunya dan dari payudara itu keluar suatu cairan dari putingnya
Ternyata yang keluar itu adalah air susunya, langsung saja kusedot dan rasanya nikmat sekali Ketika aku menyedot air susunya semakin kuat desahan Tante Putri Setengah jam kemudian aku dan kedua tante tante kesepian itu sama-sama mencapai puncak kenikmatan dan,
“Creett crreett creett ” kami berdua keluar dan terkulai lemas di tempat tidur dengan batang kejantananku yang masih menancap di liang kewanitaannya. Aku dan kedua tante tante kesepian akhirnya tertidur kelelahan, keesokan paginya kami pun melakukan hubungan lagi bertiga di kamar tidur maupun di kamar mandi saat kami mandi bersama.
Setelah permainan dan mandi bersama itu selesai kemudian kedua tante tante kesepian itupun pulang dan tante kesepian akan belaian setiap harinya selalu menyuruhku melayani nafsu mereka.
batasberitaterkini.blogspot.com


0 Comentario "Tante Donna Dan Tante Putri Yang Terkesan Dengan Permainan Ranjangku"
Posting Komentar