poker online

Nikmatnya Bercinta Dengan Ibu Muda Yang Seksi

Nikmatnya Bercinta Dengan Ibu Muda Yang Seksi

batasberitaterkini.blogspot.com - Pada suatu siang  sekitar jam 12-an aku berada di sebuah toko buku di Gatot Subroto untuk membeli majalah edisi khusus, yang katanya sih edisi terbatas. Hari itu aku mengenakan kaos t-shirt putih dan celana katun abu-abu.

Sebenarnya potongan badanku sih biasa saja, tinggi 170cm berat 63kg, badan cukup tegap, rambut cepak. Wajahku biasa saja, bahkan cenderung terkesan sangar. Wajah kotak, hidung biasa, tidak mancung dan tidak pesek, mataku agak kecil selalu menatap  dengan tajam., alisku tebal. Jadi tidak ada yang istimewa denganku.

Saat itu keadaan toko buku tersebut tidak begitu ramai, meskipun saat itu adalah jam makan siang, hanya ada sekitar 7-8 orang. Aku segera mendatangi rak bagian majalah. Nah, ketika aku hendak mengambil majalah tersebut ada juga yang hendak mengambil majalah tersebut. Kami sempat saling merebut sesaat dan kemudian saling melepaskan pegangan pada majalah tersebut sehingga majalah tersebut jatuh ke lantai.

"Maaf.." kataku sambil memungut majalah tersebut dan memberikannya kepada orang tersebut yang ternyata adalah seorang wanita yang berumur sekitar 36 tahun, berwajah bulat, bermata tajam, tingginya sama denganku, dan dadanya cukup membusung. "Busyettt! molek juga ibu-ibu ini" pikirku.

"Nggak apa-apa kok, nyari majalah xxx juga yah.. saya sudah mencarinya kemana-mana tapi nggak dapet" katanya sambil tersenyum manis.
"Yahh,, edisi ini sih katanya terbatas mbak"
"Kamu suka fotografi juga yah ?"
"Nggak kok,,, cuma buat koleksi aja kok"
Lalu kami berbicara banyak tentang fotografi sampai akhirnya, "Mah,Mamah...Ira sudah dapet komiknya, beli dua ya Mah", potong seorang gadis cilik masih berseragam SD.
"Sudah dapet Ra.. oh ya maaf ya dik, mbak duluan" , katanya sambil menggandeng anaknya.
Ya sudah, nggak dapat majalah ya nggak pa-pa, aku lihat-lihat buku terbitan baru saja.

Sekitar setengah jam kemudian ada yang menegurku,
"Hi, asyik amat baca bukunya", tegur suara wanita yang halus dan ternyata wannita yang tadi pergi bersama anaknya rupanya ia balik lagi tidak bersama anaknya.
"Ada yang kelupaan mbak ?"
"Oh, tidak"
"Putrinya mana, mbak?"
"Les piano di daerah Tebet"
"Nggak dianter?"
"Oh, supir yang nganter".

Kemudian kami terlibat pembicaraan tentang fotografi, cukup lama kami berbicara sampai kaki ini pegal dan mulut pun jadi haus. Akhirnya mbak yang bernama Maya tersebut mengajakku makan di food court lantai bawah. Aku duduk di dekat jendela dan dan mbak Maya duduk di sampingku. Harum parfum dan tubuhnya membuatku konak. Dan aku merasa, semakin lama dia semakin mendekatkan badannya padaku, aku juga merasakan tubuhnya sangat hangat.

Busyet dah, lengan kananku selalu bergesekan dengan lengan kirintya, tidak keras dan kasar tapi shalus mungkin.n Kemudian, kutempelkan paha kananku pada paha kirinya, Terlihat dia beberapa kali menelan ludah dan menggaruk-garukkan tangannya ke rambutnya. Wah dia udah kena nih, pikirku. Akhirnya dia mengajakku pergi meninggalkan tempat makan tersebut.

"Kemana?" tanyaku.
"Terserah kamu aja" balasnya mesra.
"Kamu tahu enggak tempat yang privat yang enak buat ngobrol" kataku memberanikan diri, maksudku hotel.
"Aku tahu tempat yang privat dan enak buat ngobrol", katanya sambil tgersenyum.

Kami menggunakan taxi, dan di dalam taxi itu kami hanya berdiam diri lalu kuberanikan untuk meremas-remas jemarinya dan dia pun membalasnya. Kutaruhkan tanganku diatas pahanya, dan kugesek-gesekkan. Hawa tubuh kami meningkat dengan tajam, aku tidak tahu apakah karena AC di taxi itu sangat buruk apa nafsu kami yang sudah sangat tinggi.


Kami tiba di sebuah motel di kawasan kota dan langsung memesan kamar standart. Kammi masuk lift diantar oleh seorang room boy, di dalam lift tersebut aku memilih berdiri dibelakang mbak Maya. Kugesek-gesekan dengan perlahan burungku ke pantat mbak Maya, ia pun memberikan respon dengan menggoyangkan pantatnya berlawanan arah dengan gesekanku.

Ketika room boy meninggalkan kami di kamar, langsung kupeluk mbak Maya dari belakang, kuremas-remas dadanya yang membusung dan kucium tengkuknya. "Mmmmhh.. kamu nakal sekali deh daritadi... hmmm, aku sudah tidak tahan nih", sambil dengan cepat ia mebuka bajunya dan dilanjutkan dengan membuka roknya. Ketika tangannya mencari resleting roknya, masih sempat tangannya meremas batangku.

Dia segera membalikkan tubuhnya, payudara yang berada di balik BH-nya telah membusung. "Buka dong bajumu" pintanya dengan penuh kemesraan. Dengan cepat kutarik kaosku keatas, dan celanaku ke bawah. Dia sempat terbelalak ketika melihat batang kemaluanku yang sudah keluar dari CD-ku. Kepala batangku cuma 1/2cm dari pusar. Aku sih tidak mau ambil pusing, segera kucium bibirnya yang tipis dan kulumat, segera terjadi pertempuran lidah yang cukup dahsyat sampai nafsuku ngos-ngosan dibuatnya.

Sambil berciuman, kutarik kedua cup BH-nya keatas. Dan bleegghh.. payudaranya sangat besar dan bulat, dengan puting yang kecil warna coklat dan terlihat urat-uratnya kebiruan. Tangan kananku segera memilin puting sebelah kiri dan tangan kiriku sibuk menurunkan CD-nya.

Ketika CD-nya sudah mendekati lutut segera kuaktifkan jempol kaki kananku untuk menurunkan CD yang menggantung dekat lututnya, dan bibirku terus turun melalui lehernya yang cukup jenjang. Nafas mbak Maya semakin mendengus-dengus dan kedua tangannya meremas-remas pantatku.

Akhirnya mulutku sampai juga ke buah semangkanya. Gila, besar sekali.. ampun deh, kurasa BHnya diimpor secara khusus kali. Kudorong tubuhnya secara perlahan hingga kami akhirnya saling menindih diatas kasur yang cukup empuk. Segera kunikmati payudaranya dengan lidahku secara bergantian.

Setelah cukup puas, aku segera menurunkan ciumanku semakin kebawah, ketika ciumanku mencapai iga, mbak Maya menggeliat-geliat, saya tidak tahu apa ini karena efek ciumanku atau kedua tanganku yang memilin-milin kedua putingnya yang sudah keras. Dan semakin kebawah terlihat bulu kemaluannya yang sudah tercukur rapi, dan wangi khas wanita yang sangat merangsang membuatku bergegas menuju liang senggamanya dan segera kujilati bagian atasnya beberapa kali.

Nikmatnya Bercinta Dengan Ibu Muda Yang Seksi

Kulihat mbak Maya segera menghentak-hentakkan pinggulnya ketika aku memainkan klitorisnya. Dan sekarang terlihat dengan jelas klitorisnya yang kecil. Dengan rakus kujilat dengan keras dan cepat. Mbak Maya bergoyang maju mundur dengan cepat, jadi sasaran jilatanku tidak begitu tepat.

Tenaga pinggulnya luar biasa kuatnya. Aku berusaha menahan dengan sekuat tenaga dan erangan mbak Maya yang tadinya sayup-sayup sekarang menjadi keras dan liar. Dan kuhisap-hisap klitorisnya, dan aku merasa ada yang masuk kedalam mulutku. Segera kujepit diantara gigi atasku dan bibir bawahku dan segera kugerak-gerakkan bibir bawahku ke kiri dan ke kanan sambil menarik keatas.

Mbak maya menjerit-jerit keras dan tubuhnya melenting tinggi, aku sudah tidak kuasa untuk menahan pinggulnya yang bergerak melenting keatas. Terasa liang kewanitaannya sangat basah oleh cairan kenikmatan. Dan dengan segera kupersiapkan batangku, kuarahkan ke liang senggamanya dan  "Slleebbb.." tidak masuk, hanya ujung batangku saja yang menempel dan mbak Maya merintih kesakitan.

"Pelan-pelan Ndi" pintahnya lemah.
"Ya deh mbak" dan kuulangi lagi, tidak masuk juga. Busyet nih cewek, sudah punya anak tapi masih kayak perawan begini. Segera kukorek cairan di dalam liang kewanitaannya untuk melumuri kepala kemaluanku, lalu perlahan-lahan tapi pasti kudorong lagi senjataku. "Arrgghh.. pelan ndi" Busyet padahal baru kepalanya saja, sudah sudah masuknya.Kutarik perlahan, dan kumasukkan perlahan juga. Pada hitungan ketiga, kutancap agak keras. "Arrgghh.." mbak Maya menjerit kuat.

"Kenapa mbak, mau udahan dulu ?" bisikku pada mbak Maya.
"Jangan ndi, terus aja"  balasnya manja.

Nikmatnya Bercinta Dengan Ibu Muda Yang Seksi

Kemudian kumainkan maju mundur dan pada hitungan ketiga kutancap dengan keras. Yah, bibir kemaluannya ikut masuk kedalam. Wah sakit juga, habis sampai bulu kemaluannya ikut masuk, bayangkan aja bulu kemaluan kan kasar, terus menempel di batangku dan dijepit oleh bibir kewanitaan mbak Maya yang ketat sekali.

Dengan usaha tiga hitungan tersebut, akhirnya mentok juga batang kemaluanku di dalam liang senggama mbak Maya. Terus terang saja, usahaku ini sangat menguras tenaga, hal ini bisa dilihat dari keringatku yang mengalir sangat deras.

Setelah mbak Maya tenang, segera senjataku kugerakkan maju mundur dengan perlahan dan mbak Maya mulai menikmatinya. Mulai ikut bergoyang dan suaranya mulai ikut mengalun bersama genjotanku. Akhirnya liang kewanitaan mbak Maya mulai terasa licin dan rasa sakit akibat bulu kemaluannya sedikit berkurang.

Baru sekitar 12 menitan menggenjot, tiba-tiba dia memelukku dfengan kencang dan "Aauuhhh,," jeritnya sangat keras, dan beberapa detik kemudian dia melepaskan pelukannya dan terbaring lemas.

"Istirahat dulu, mbak" tanyaku.
"Ya ndi... aku ingin istirahat, abis capek banget sih.. tulang-tulang mbak terasa mau lepas ndi" bisiknya dengan nada manja.
"Oke deh mbak, kita lanjutkan nanti aja" balasku.
"Ndi, kamu sering beginian sama wanita lain ya " pancing mbak Maya.
"Ah nggak kok mbak, baru kali ini aja" jawabku berbohong.
"Tapi dari caramu tadi terlihat profesional ndi, kamu hebat banget,,, sungguh perkasa" puji mbak Maya.
"Mbak juga hebat, lubang surga mbak sempit banget sih,, padahalkan mbak udah punya anak" balasku balik memuji.
"Ah kamu bisa aja,, kalo itu sih rahasia dapur" balasnya manja.
Kamipun tertawa berdua sambil berpelukan.

Tak terasa karena lelah, kami berdua tertidur pulas sambil berpelukan dan kami kaget saat terbangun, rupanya kami sudah tertidur 3 jam. Kmai pun melanjutkan permainan yang tertunda tadi. Kali ini permainannya lebih buas dan liar, kami bercinta dengan bermacam-macam posisi.

Dan yang lebih menggembirakan lagi, pada permainan kedua ini kami tidak menemukan kesulitan yang berarti, karena selain kami sudah sama-sama berpengalaman, ternyata liang senggama mbak Maya tidak sesempit yang pertama tadi, mungkin karena sudah di tembus oleh senjataku yang luar biasa ini sehingga kini lancarlah senjataku memasuki liang sorganya. Tapi permainan ini tidak berlangsung lama karena mbak Maya harus cepat-cepat pulang menemui anaknya yang sudah pulang les piano.

Tapi sebelum kami berpisah kami saling memberikan nomer telepon sehingga kami bisa bercinta lagi di lain waktu dengan tenang dan damai.
batasberitaterkini.blogspot.com

COMPARTILHAR:

+1

0 Comentario "Nikmatnya Bercinta Dengan Ibu Muda Yang Seksi "

Posting Komentar

Teste Teste Teste

nonton film

Teste Teste Teste

Teste Teste Teste Teste

http://i66.tinypic.com/snl8i1.gif